Manisnya Berujung Petaka: Kenali Bahaya Gula Berlebih pada Tubuh Anda
Diposting oleh: Promosi Kesehatan | 25 Sep 2025
Ancaman Manis di Balik Gula: Dampak Berlebih dan Bukti Ilmiahnya
Gula memang terasa nikmat, tetapi di baliknya tersembunyi ancaman serius bagi kesehatan. Konsumsi gula berlebih terbukti menjadi pemicu berbagai penyakit kronis. Berikut ringkasan dari dampak, gejala, dan bukti ilmiahnya.
Gula memang terasa nikmat, tetapi di baliknya tersembunyi ancaman serius bagi kesehatan. Konsumsi gula berlebih terbukti menjadi pemicu berbagai penyakit kronis. Berikut ringkasan dari dampak, gejala, dan bukti ilmiahnya.
Gejala yang Perlu Diwaspadai
Beberapa tanda bahwa Anda mengonsumsi terlalu banyak gula antara lain:
Lonjakan dan Penurunan Energi Drastis: Anda merasa bersemangat setelah makan manis, tapi tak lama kemudian merasa lelah dan lesu.
Keinginan Manis Berulang Kali: Semakin banyak gula yang Anda makan, semakin besar keinginan Anda untuk terus mengonsumsinya.
Masalah Kulit: Gula memicu peradangan yang bisa menyebabkan jerawat atau penuaan dini pada kulit.
Kenaikan Berat Badan: Gula mengandung kalori kosong yang mudah disimpan sebagai lemak, terutama di area perut.
Faktor Risiko dan Bukti Ilmiah
Konsumsi gula berlebih meningkatkan risiko berbagai penyakit serius yang didukung oleh penelitian ilmiah:
Penyakit Jantung: Studi di JAMA Internal Medicine menunjukkan orang yang mendapat 17%-21% kalori dari gula tambahan memiliki risiko kematian akibat penyakit jantung 38% lebih tinggi. Gula meningkatkan tekanan darah dan trigliserida.
Diabetes Tipe 2: Asupan gula berlebih bisa menyebabkan resistensi insulin, di mana tubuh tidak lagi efektif dalam mengelola gula darah, yang akhirnya memicu diabetes.
Penyakit Hati Berlemak (NAFLD): Hati mengubah fruktosa menjadi lemak, dan konsumsi fruktosa berlebihan bisa menyebabkan penumpukan lemak di hati.
Referensi Ilmiah
Yang, Q., Zhang, Z., Gregg, E. W., Flanders, W. D., Merritt, R., & Hu, F. B. (2014). Added Sugar Intake and Cardiovascular Diseases Mortality Among US Adults. JAMA Internal Medicine, 174(4), 516–524.
World Health Organization. (2015). Guideline: Sugars Intake for Adults and Children.
American Heart Association. (2018). Sugars and Carbohydrates.
Lustig, R. H., Schmidt, L. A., & Brindis, C. D. (2012). The Toxic Truth About Sugar. Nature, 482(7386), 27–29.
Berita Terbaru
Hasil Survei Kepuasan Masyarakat (SKM) Triwulan I Tahun 2026
07 Jul 2026
Pengumuman Pemenang Konsolidasi Belanja Obat dan Bahan Medis Habis Pakai (BMHP) Kabupaten Kediri Tahun Anggaran 2026-2027
13 Mar 2026
Hipotermia: Ketika Suhu Tubuh Turun Drastis dan Mengancam Nyawa
13 Oct 2025
Mengenal Generalized Anxiety Disorder (GAD): Penyebab, Dampak, dan Terapi yang Didukung Bukti
13 Oct 2025